Zita menatap punggung Rio dengan takut. Keberaniannya menciut melihat wajah Rio memerah. Apalagi saat mendengar Rio menendang pintu rumah dengan sangat ganasnya. "Jelaskan!" tuntut Rio setelah membalikkan badannya dan melemparkan beberapa lembar foto ke atas bedcover. Zita berjalan mendekat ke arah lembaran foto yang barusan dilemparkan oleh Rio. Kedua mata Zita membulat melihat gambar dalam foto itu yang bisa dibilang tidak wajar. "Enggak usah pura-pura sok kaget! Jelaskan Ta!" Bentak Rio membuat Zita berjingkat kaget. Bayangan saat dulu Rio menyiksanya kembali berkelebat bagaikan hantu yang sering mengganggu pandangan. Takut kalau Rio akan kembali menyiksanya. "Jelaskan Zita!" lagi-lagi Rio membentak Zita yang ketakutan. Tubuh Zita bergetar merasakan takut akan kemarahan Rio saat in

