Ruangan bernuansa hijau tosca itu terasa sangat ramai karena keseruan permainan mereka yang memainkan truth or dare ditambah televisi yang terus menyala. Kadang mereka memainkan truth or dare jika sedang ada waktu luang seperti sekarang ini. "Mampus lo Ref, kena dare." Ulfa orang yang paling puas saat melihat ujung botol yang diputar oleh Sinah berhenti di Refi. "Awas kalau lo kena dare dan dikasih dare-nya susah. Gue enggak akan membantu." balas Refi sengit. Nofal serta Ikbal hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya saja saat melihat pertikaian kecil antara Refi dan Ulfa yang selalu saja ada. Sinah sudah tersenyum licik bersama Rio dan Devi. Ulfa menatap sinis ke arah Refi. "Sudah, ayo kasih dare buat Refi." ajak Sinah meminta sahabatnya mendekat kecuali Refi. "Gue tendang ke Tangk

