Selasa (01.40), 01 Juni 2021 ----------------------- “Hai, Kak.” Senator Leighton mendongak, membalas tatapan mata hazel lelaki di depannya dengan mata ambernya. Selang sepersekian detik, mata sang Senator melebar tidak menyangka bahwa yang datang bukanlah Ben. “Apa yang kau lakukan di sini?!” nadanya terdengar mengancam. Buru-buru ia berdiri, mengitari meja lalu menghampiri Ezio yang sama sekali tidak terintimidasi sikap dingin Senator Leighton. “Merindukanmu. Hampir dua bulan kita tidak bertemu.” Senyum di bibir Ezio tidak hilang. “Aku sama sekali tidak merindukanmu. Pergilah, dan jangan mengunjungiku lagi.” Senator Leighton mendorong bahu Ezio agar berbalik kembali ke jendela namun Ezio bergeming. “Kak,” mendadak senyum Ezio menghilang dan kini nada suaranya terdengar sedih. “Ber

