Complicated

1249 Kata
"Ri, ini benar Kenzi ingin bertemu denganku? berdua saja?" "Iya Sakuraku, Kenzi menitipkan pesan pada Hito dan katanya harus segera di sampaikan padamu." "Kira-kira untuk apa ya Ri, bukannya belakangan ini dia menjauhiku." "Mungkin dia akan menembakmu." ucap Zuri tersenyum. "Mana mungkin, Ri!" "Tidak ada yang tidak mungkin Sakuraku, pokoknya malam ini kau harus dandan yang cantik dan sexy, oke." ujar Zuri sambil mengedipkan matanya. "Ri, jantungku berdegup kencang." Zuri hanya tersenyum cerah. Dia pun tidak sabar melihat sahabatnya itu terlihat bahagia saat Kenzi mengutarakan cintanya. "Tapi awas ya jangan kau beri tau Ryuu, kalau perlu ku matikan dulu handphonemu." ucap Zuri. "Memang kenapa, Ri??" "Nurut saja!" Zuri tau jika Ryuu adalah penghalang besar Kenzi dengan Sakura. Dan Sakura hanya mengangguk pasrah. The StrongS sudah mempersiapkan semuanya, mereka membooking Dark In Tokyo hanya untuk malam ini. Bahkan mereka sudah menyiapkan pesta yang akan dibuka setelah Kenzi dan Sakura resmi jadian. Mereka sudah tak sabar dengan moment itu. *** •Dark In Tokyo Sakura berdandan sangat cantik, dibalut dress di atas lutut memang terlihat sexy tapi sangat manis. Saking senangnya Sakura datang lebih dulu dari Kenzi, dia menunggu nya di atap, tempat Kenzi dan Sakura bertemu dulu, tempat yang mengarah langsung ke arena balapan. Saat itu Sakura lupa bahwa Kenzi tidak suka kalo dia berpakaian sexy seperti kurang bahan. Sambil menunggu Kenzi dia menyalakan rokoknya. Sakura tetap mengira Kenzi menyukai gadis perokok. The StrongS menunggu bersembunyi di suatu tempat di sana (ingin menguping) dan Zuri menunggu di bawah dimana pesta akan di laksanakan nanti. Kenzi datang agak terlambat, dia terlihat sangat tampan, membuat jantung Sakura berdegup kencang. Sakura tersenyum memandang Kenzi. Kenzi merasakan hal yang sama jantungnya berdegup kencang saat melihatnya, namun melihat pakaian Sakura dan rokok ditangannya membuatnya terdiam. Kenzi terlambat datang karena sebelumnya dia mendapat telepon dari Ryuu yang inti dari percakapannya dengan Ryuu adalah bahwa sekarang Sakura suka berpakaian sexy karena Ryuu menyukai gadis berbaju sexy, sebenarnya Ryuu mengetahui bahwa Kenzi dan Sakura akan bertemu dan dia mendapat laporan bahwa Sakura mengenakan baju sexy, itu membuat Kenzi mengira bahwa Sakura berpakaian sexy karena Ryuu, Kenzi jadi membayangkan yang tidak-tidak antara Sakura dan Ryuu. Kenzi terdiam. "Kenapa kau diam? apa aku secantik itu?" ujar Sakura membuka percakapan sambil tersenyum. Tapi Raut muka Kenzi berubah. "Apa kau sangat menyukai Kimura itu?!" Kenzi menyangka gaya pakaiannya berubah karena Ryuu. Sakura kaget dengan pertanyaan yang langsung dilontarkan Kenzi itu, apa dia mengajak bertemu hanya untuk mengetahui perasaannya terhadap Ryuu. "JAWAB SAKURA!" bentak Kenzi. Dan itu membuat hati Sakura berdenyut sakit. "itu bukan urusanmu!" jawab Sakura Kenzi mendengus kesal. "Apa kau ingin bersama laki laki yang mengajakmu ke club dan membiarkanmu merokok!?!" ucap Kenzi sambil membuang rokok yang Sakura pegang. "Apa pedulimu Kenzi?!" "Kau! Kau! karena kau hidupku kacau!" Ucapan Kenzi itu membuat sakura tercengang. Anggota The StrongS yang sejak tadi menguping merasa geram kepada Kenzi. "Ini namanya ungkapan kebencian bukan cinta." bisik Arashi. "Kenzi benar-benar tak bisa kontrol emosinya." bisik neiji. Mereka ingin berteriak kepada Kenzi, langsung saja bilang aku cinta kamu susah sekali! "Hidupku yang semula baik baik saja menjadi kacau semenjak kehadiran dirimu!" tambah Kenzi lagi. Sakura menarik nafas. "Apa kau selalu begini selalu menyakiti hati wanita?! kenapa kau menyalahkan aku atas kacaunya hidupmu?!" "Kau benar-benar b******k Yamada Kenzi! Kaulah yang mengacaukan hidupku dan hatiku!" Sakura tampak marah dan berlinang air mata. Sakura berlari pergi meninggalkan Kenzi. Kenzi tertegun melihat Sakura menangis. "Aku kacau karena tak tahan melihatmu dengan Ryuu!, aku mencintaimu cerry, sangat!" batin Kenzi dengan expresi menahan tangis. Anggota the StrongS sangat kaget mendengarnya Kenzi malah memarahi Sakura bukan mengungkapkan cintanya, faktanya misi mereka gagal, misi mereka malah membuat Kenzi dan Sakura semakin menjauh. Hito menelpon Zuri. "iya sayang? apa aku nyalakan kembang apinya sekarang? ucap Zuri kegirangan. "Tidak sayang jangan ! Sakura sudah pergi" "Apa pergi bersama Kenzi? padahal kita sudah siapkan pesta" "Bukan sayang, semua rencana kita gagal" "Gagal ? maksudmu gimana ?!" "Kenzi dia belum mengungkapkan cintanya, Kenzi malah membentaknya, mereka malah bertengkar" "Apaa!?!!! Dimana Si Kenzi itu biar aku beri peringatan" ucap Zuri mematikan hp dan berlari menuju atap. "Yamada Kenzi!! ada apa denganmu?! kenapa kau melukai hatinya lagi dan lagi!!" "Kau tidak tahu betapa senangnya Sakura saat kau mengajaknya bertemu!" "Dia bahkan berpakaian berbeda hanya karena akan bertemu denganmu!!" "Kenapa kau melukai nya lagi!" Hito langung memeluk Zuri menenangkan pacarnya itu. teriakan Zuri menyadarkan hatinya bahwa dia sudah salah paham kepada Sakura, kenapa dia mempercayai si Kimura Ryuu itu. Kenzi langsung pergi. Dia ingin meminta maaf kepada cerry nya itu. *** Sakura terus menangis di dalam taxy. Dia ingin sekali membenci Kenzi tapi tetap tak bisa. Dia melaju pergi ke taman favoritnya untuk menenangkan hatinya. "Kenapa bersedih cantik?" seseorang menghampirinya kali ini bukan Ryuu tapi sesosok wanita tak asing bagi Sakura. "Tidak apa-apa." jawabnya sambil mengusap air mata dan sedikit tersenyum. "Kau menangis tidak mungkin kalo tidak ada apa-apa." Sakura hanya diam. "Kau pacarnya Kenzi?" tanya Sakura. Wanita itu malah tertawa, ya wanita itu adalah izumi. "Apa aku terlihat semuda itu? Kenzi benar kau memang menggemaskan." "Aku bukan pacar Kenzi, lebih tepatnya aku pacar kakaknya Kenzi." Sakura kaget, ternyata selama ini dia salah paham terhadap Kenzi. "Oh iya kita belum berkenalan resmi, aku izumi, kau bisa memanggilku kak Izumi." "Aku, Sakura, kak." mereka berjabatan tangan. "Apa kau menangis karena Kenzi?" Sakura menunduk lesu. "Ternyata benar karena Kenzi" "Kenzi itu memang kadang tidak bisa mengontrol emosinya, tapi dia sebenarnya berhati baik dan tulus kau lihat saja teman gengnya begitu loyal dan nurut padanya, kaka memang tidak tahu apa yang terjadi padamu dan Kenzi, tapi kau harus tahu Sakura, aku dan Kenshin kakanya Kenzi sangat bersyukur dia bisa bertemu denganmu, kau bisa mengembalikan senyum bahagia Kenzi yang sudah lama hilang" "Tapi Kenzi bilang aku mengacaukan hidupnya kak." jawab Sakura. Sambul tersenyum izumi menjawab. "Ya begitulah Kenzi, dia kadang berbicara berbanding terbalik dengan hatinya, mirip kakaknya." "Semenjak ibu nya meninggal secara mendadak, Kenzi kehilangan senyumnya Saku, makanya dia sempat playboy kan tapi itu sebelum bertemu dengan mu oke, aku jamin sekarang dia sudah berubah." "Apa Kenzi menyukaiku kak?" "Dari hanya melihat tatapan Kenzi padamu saja sudah terlihat Saku." "Kak boleh aku memelukmu?" "tentu saja." Mereka saling berpelukan. "Untuk menghadapi laki-laki macam mereka (Kenzi dan Kenshin) kita harus punya kesabaran setebal batu Saku." sambil mengelus Sakura. Ucapan izumi membuat sakura merasa jauh lebih baik. "Saku ini sudah malam, kamu harus pulang, aku akan mengantarkanmu." "Tapi aku tak ingin pulang ke apartemenku kak." "Aku mengerti, kau ikut saja dengan kaka ya." Mereka langsung pergi ke Apartemen Izumi di Osaka. *** • Apartemen Sakura Disana nampak Kenzi yang sedang menunggu di depan pintu apartemen Sakura. Dia terus mencoba menghubungi Sakura namun nomornya tidak aktif. Tak lama ada Ryuu datang. Kenzi mamandangnya dengan penuh amarah, dia ingin sekali menghajarnya tapi dia tak ingin Sakura bertambah marah padanya jika ia menghajar Ryuu. "Kau kenapa disini King?" tanya Ryuu. "Aku mencemaskan Sakura! " jawab Kenzi. "Kau kenapa ke sini juga Flash?" tanyanya. "Sama sepertimu aku pun mencemaskannya, dia tidak bisa di hubungi." Kenzi hanya mendengus. Dan tak ada lagi percakapan dari mereka. Hingga waktu menunjukan pukul 2 malam mereka masih setia menunggu. namun hp Kenzi berbunyi. Itu telpon dari Tokyo International Hospital, memberitahukan bahwa Kano sudah sadar. Kenzi sebenarnya tak ingin pergi karena ada Ryuu tapi Kano membutuhkannya. Kenzi pergi dari apartemen Sakura. Tak lama Ryuu pun pergi, karena posisi Sakura sudah ditemukan, Sakura berada di Osaka. Ryuu menyadap posisi Sakura di handphonenya. Sakura baru menyalakan handphonenya yang tadi dimatikan Zuri. “Saki, akhirnya aku menemukanmu !” ucap Ryuu. ***
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN