"Nei, kau benar-benar tidak ada ide? Lama-lama Markas kita bisa hancur kalo Kenzi begini terus." ucap Hito melihat markas mereka kembali berantakan.
"Kenzi dan Sakura itu saling mencintai." ucap Hito lagi.
"Kau yakin Sakura mencintai Kenzi??" tanya Arashi.
"Zuri yang bilang padaku, Sakura itu benar-benar mencintai Kenzi, tapi kenapa sulit untuk mereka berdua mengungkapkannya."
“Tentu saja sulit, Kenzi yang sedingin es dan mempunyai gengsi setinggi langit mana sanggup mengungkapkannya dan Sakura pasti mengira bahwa Kenzi tidak mencintainya.” jelas Arashi.
"Mereka pasangan yang unik." sambung Neiji.
"Kuncinya hanya komunikasi, kita harus mempertemukan mereka, mereka hanya harus bicara bedua." lanjut Neiji.
"Oke kita desak saja Kenzi supaya mengungkapkan perasaannya pada Sakura, gimana?" ucap Hito.
Mereka semua mengangguk.
Misi The StrongS segera dimulai.
***
Tak terasa sudah 2 bulan kedekatan Sakura dan Ryuu terjalin. Sakura juga sudah sangat dekat dengan adiknya, Rinako yang kalo di perhatikan sifatnya mirip dengan Arashi, jenius dan sangat perhatian.
Tapi hatinya tidak bisa dibohongi dia tidak bisa melupakan Kenzi, hingga dia tidak peka pada kasih sayang dari seorang Kimura Ryuu yang sangat tulus kepadanya.
Sakura sedang melamun di taman bersama mobil balapnya.
"Cerry apa kau merindukan eagl?" tanyanya pada mobil balapnya, eagl di sini a.k.a mobil balap Kenzi.
"Kalo aku sangat merindukannya cerry, dia sekarang seakan menjauh, di Dark In Tokyo pun kita tak pernah bertemu dia seolah menghindar." ucapnya lagi pada mobilnya.
"Tentu saja dia kan sudah punya kekasih." sambil mengingat wanita yang memeluk Kenzi.
"Wanita itu sangat cantik, mana mungkin dia memikirkanku cerry, aku benar benar dibuat gila olehnya, dia benar-benar seorang playboy sejati bisa membuatku seperti ini." Sakura meneteskan air mata.
Sebenarnya Sakura adalah gadis yang tegar dan kuat, perceraian orang tuanya pun tak membuat Sakura menjadi gadis lemah.
"Ada gadis cantik menangis sendirian di taman malam-malam, apa tidak takut?" tiba-tiba seseorang datang.
"Kak Ryuu." ucap Sakura.
"Kenapa menangis Saki, seperti sedang patah hati saja"
"Tidak kak aku baik baik saja." sambil mengusap air matanya.
"Saki menangislah aku ada untukmu." Ryuu memeluk Sakura dan Sakura menangis lagi dalam pelukan Ryuu.
"Kau begitu mencintainya Saki, sehingga kau tak merasakan perasaanku." batin Ryuu.
Sebenarnya Kenzi tidak pernah benar-benar menjauhinya, dia beberapa kali mencoba mendekati Sakura tapi selalu di halangi Ryuu, seperti Kenzi akan mengajak Sakura sepulang sekolah tapi Ryuu seolah tahu dan selalu stand by menunggu Sakura saat pulang sekolah.
Ryuu teramat menyayangi Sakura tapi dia egois ingin Sakura hanya untuknya, Ryuu tahu bahwa Sakura dan Kenzi saling mencintai, tetapi dia berniat memisahkan Sakura dan Kenzi.
***
•Markas The StrongS
"Ken kau akan terus seperti ini? mencintai Sakura diam-diam." tanya Arashi to the point.
Kenzi hanya diam.
"Ken, sebenarnya kita agak lelah memata matai Sakura saat dia bersama Ryu." lanjut Hito.
"Kemarin pun aku hampir di pukul ibu-ibu karena di sangka maling karena sembunyi di toko ibu-ibu itu." cerita Hito.
"Aku juga Ken, aku sampai bertengkar dengan pacarku, karena tiap malam minggu aku ke Club Sparkle hanya untuk memantau Sakura." sambung Neiji.
"Jadi kalian sudah tidak mau mendengar perintahku!" ujar Kenzi.
"Bukan Ken bukan begitu, kami hanya ingin kau langsung mendekati Sakura." jawab Neiji
"Liat ini!" seru Arashi sambil memperlihatkan sebuah foto yang sengaja mereka cetak besar agar Kenzi jelas melihatnya.
Foto itu memperlihatkan Ryuu yang sedang memeluk Sakura yang sedang menangis di taman.
"Apa kau tahan melihat Ryuu memeluk Sakura?!" seru Arashi.
"Apa kau tak ingin berada di samping Sakura saat dia sedih ?!" seru Neiji.
"Apa kau benar benar rela jika akhirnya Sakura bersama Ryuu?!" seru Hito.
Mereka saling bertautan, berusaha memanas-manasi Kenzi.
Kenzi mulai kepanasan, dia sungguh tidak tahan! membayangkan Sakura bersama Ryuu.
"Aku harus bagaimana?!" ucap Kenzi sambil
meremas foto itu.
Mereka bertiga saling bertatapan sambil tersenyum seolah rencana mereka berhasil.
"Ajak Sakura bicara berdua dan ungkapkan perasaanmu pada Sakura, Ken." ujar Neiji.
"Setidaknya jika Sakura tahu perasaanmu yang sesungguhnya, dia akan mempertimbangkannya atau bahkan menjauhi Ryuu, aku rasa Sakura terlihat tertarik juga padamu." lanjut Arashi.
"Caranya?" tanya Kenzi.
"Akan kami atur, Ken:" jawab Neiji.
"Dan tenang saja kita pasti akan membantumu, aku juga akan meminta bantuan pacarku Zuri untuk mempermudahnya." jawab Hito.
"Oke, baiklah."
Arashi, Neiji dan Hito saling berpandangan dan saling tersenyum.
Misi mereka yang pertama selesai, selanjutnya misi mempersatukan Kenzi dan Sakura.
"Semoga ini bisa memisahkanmu dengan si Kimura itu, Cerry" batin Kenzi.
***