"Selamat siang. Ada yang bisa saya bantu, Pak, Bu?" sapa Chryssa ramah begitu Domi dan Sena memasuki ruang praktiknya. "Siang, Dok. Jadi begini ...." Domi tersenyum rikuh di seberang Chryssa. "Saudara saya curiga kalau saya itu lagi hamil. Makanya dia minta saya cek ke dokter kandungan langganannya." "Langganan? Siapa nama saudaranya, Bu?" tanya Chryssa ramah. Ia memang terbiasa mengenal para pasiennya secara personal, salah satu hal yang membuat para pasiennya begitu nyaman dan tidak mau beralih darinya. "Freya, Dok." Chryssa memicingkan matanya. "Freya Tandayu?" "Betul, Dok!" "Oh, jadi kalian bersaudara?" "Iya, Dok." "Oke. Jadi Ibu ke sini mau memastikan apakah dugaan Freya benar atau tidak, begitu?" "Iya, Dok." Chryssa mengangguk paham. Ia mulai mengajukan pertanyaan sambil me

