46. Bumil Ajaib

1652 Kata

"Anjir!" Luna berteriak setengah tertahan. "Woi!" Dengan cepat Domi langsung menyikut Luna yang tengah berbaring bersamanya di atas tempat tidur. Luna terus saja fokus pada ponsel di tangannya, sama sekali tidak peduli dengan protes Domi. "Gila!" pekiknya lagi. "Apaan sih?" Domi mulai gatal mendengar sumpah serapah dari mulut Luna. Sejak hamil, Domi sudah bertobat dari segala kenistaan mulutnya. Baby Z harus mendapatkan aura positif selama masa pertumbuhannya. "Wah, parah!" Luna berdecak dan bergeleng-geleng dengan heboh. "Eh, Cebong! Lo kenapa sih?" Maka lupalah Domi dengan niat mulianya. "Ini!" Luna mengguncang ponsel di tangannya. "Apaan?" Domi mulai kesal. "Buka coba IG lo!" "Ada apaan sih? Kasih tau aja. Gue males buka hape." Domi tidak berminat mengikuti anjuran Luna dan mas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN