"Kejutan sekali! Apa yang tiba-tiba membawa seorang calon presiden bertandang ke sini?" Prabu bertanya dengan nada mencemooh. "Tidak perlu berbasa-basi." Andrew berderap memasuki ruangan Prabu dengan penuh kemarahan. "Kamu jelas tahu kalau aku tidak akan membuang waktu untuk datang ke sini jika tidak ada yang penting." "Kalau begitu urusan penting apa yang membawamu?" "Langsung saja. Aku datang ke sini untuk mempertanyakan kewarasanmu." "Apa maksudnya?" "Apa kamu sudah gila?! Hilang akal?!" Andrew menggebrak meja kerja Prabu dengan kencang. "Kamu datang hanya untuk marah-marah?" tanya Prabu yang masih duduk dengan tenang di kursinya, sama sekali tidak terpengaruh dengan kemarahan Andrew. "Kalau memang begitu sebaiknya tinggalkan tempat ini. Aku tidak bisa menerima sikapmu sementara a

