Ayara agak ragu. Tapi Gwen terus saja mendorongnya dari belakang supaya berjalan lebih cepat. Terpaksa Ayara mengambil sandal lalu berjalan masuk ke dalam taksi. Sopir taksi menoleh sekilas pada Gwen dari balik kaca jendela. Gwen mengangguk sekali. Taksi meluncur meninggalkan mansion. Gwen tersenyum tipis dan masih berdiri menatap taksi yang semakin menjauh. Saat taksi sudah tidak terlihat, dia akan membalik badan tapi tanpa sengaja melihat seorang satpam yang sedang menatapnya lekat dari dalam pos di depan gerbang pagar. “Kenapa kamu liatin saya begitu? Hem?” Satpam tersebut berdeham pelan. “Tidak ada apa-apa, Nona.” “Ya sudah, kembali kerja sana! Kerja yang betul atau kamu bisa dipecat dari sini!” Gayanya Gwen memang sudah begitu sejak dia menjadi adik ipar dari Anggara. Sudah seper

