Anggara sampai di rumah sekitar jam sepuluh malam. Dia ada lembur hari ini. Mansion sudah sepi karena para pelayan sudah beristirahat. Hanya beberapa satpam yang masih terjaga. Anggara mengendurkan dasi dan juga membuka dua kancing kemeja teratas. Dia berjalan santai menuju dapur bersih untuk mengambil minuman dingin. Namun dia sempat terkejut ketika melihat ada seseorang di sana. Lampu temaram dari ruang makan yang bersebelahan dengan dapur bersih yang membuat tidak terlalu terlihat jelas. Memang biasanya seperti ini, jika sudah mulai larut dan tidak ada lagi yang akan makan malam di sini, maka hanya satu lampu hias yang tergantung di tengah ruangan yang menyala. Cahayanya berpendar warna kekuningan. Yang tak biasa adalah ada seseorang yang sedang duduk sendirian di sana. Semakin Angga

