34. Pergi

1756 Kata

“Saya…” Aryo menarik nafas kesal karena Reino yang terkesan meremehkannya. “Saya kenapa hah?” Reino mencibir. Banyak lelaki yang tulus mencintai seorang perempuan hingga tidak mempedulikan hymen pada saat malam pertama, masih ada atau tidak. Tapi dia yakin, banyak lelaki yang juga masih mengutamakan selaput itu. Dia memang bukan lelaki suci tapi bukan berarti dia tidak menginginkan seorang perempuan yang masih suci. Tentu saja dia mau banget mendapatkan seorang perempuan seperti itu. Tapi tentu dia harus tahu diri kan, siapa dia. Sudah ada di Al Qur’an surah An Nuur bahwa seorang perempuan baik-baik hanya untuk laki-laki yang baik-baik pula. Jingga sangat baik dan taat, makanya Jingga berhak mendapatkan laki-laki yang juga baik dan taat. Sedangkan dia? Mungkin itu salah satu alasan kenap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN