“Saya tidak rela nama keluarga saya tercoreng karena kamu. Makanya kamu harus bertanggung jawab.” *** “Maaf pak, saya kurang paham dengan apa yang baru saja bapak katakan. Saya harus bertanggung jawab? Untuk apa? Kenapa? Pada siapa?” Reino sedikit alergi dengan kata bertanggung jawab jika itu menyangkut pernikahan. “Tentu saja pada putriku! Kupingmu baik-baik saja kan? Gak ada masalah? Keluarga Aryo tidak mau melanjutkan perjodohan, bahkan menuduh Jingga sebagai perempuan murahan karena tidur bersama lelaki yang bukan suaminya. Gosip ini tentu saja sudah menyebar ke kampung kami. Saya tidak mau nama baik keluarga saya tercoreng. Kamu harus menikahi putri saya, atau…” Adri tersenyum misterius. “Atau apa pak?” Tanya Prabawati tidak sabar, dua lelaki itu yang melakukan pembicaraan tapi j

