Chapter 95

1449 Kata

“Kamu sudah kembali,” sambut Devan dengan senyum lebarnya. Ia sudah menunggu sang kekasih sejak wanita itu pergi selama hampir 4 jam. Akan tetapi, respons Rebecca justru berbanding terbalik dengan Devan. Wanita itu hanya memberikan tatapan datarnya pada sang kekasih. Membuat pria itu menjadi bingung. “Ada apa? Kenapa kamu menatapku seperti itu?” tanya Devan. “Kenapa kamu tidak memberitahuku kalau kamu mengenal Azka? Kenapa kamu tidak memberitahuku kalau Azka adalah Kakak Ipar-mu? Kenapa kamu tidak memberitahuku kalau kamu adalah Adik dari wanita itu? Kenapa kamu merahasiakan itu dariku?” tanya Rebecca menuntut jawaban. “Selama ini, aku selalu mengeluarkan semua unek-unekku tentang Azka dan wanita itu padamu tanpa tahu kalau ternyata kamu adalah Adik dari wanita yang menjadi istri Azka.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN