BRAKKK!! “ Berengsek!!” ”Emangnya dia pikir dia siapa beraninya mengancam seorang Dion," Dion menggebrak pintu kamarnya sendiri.Dia merasa Asila sudah berani masuk ke area pribadinya. Dion mendengar suara percakapan telepon Asila dengan seseorang.“Telepon siapa dia malam malam begini?” Di dalam kamar ternyata Asila sedang dihubungi temannya yang mengenalkan dia ke Rasya. “Sila,aku minta maaf banget sama kamu karena udah ngenalin kamu ke cowok b******k kayak dia.” “Gara gara kamu hidupku sekarang terasa seperti hampir masuk jurang,Reni!” “Oke aku mau minta maaf sama kamu secara langsung.. Aku nggak enak nih sama kamu.Dimana kamu tinggal sekarang?” Asila diam tak menjawab,dia bingung apa Dion memperbolehkan tamu datang ke apartemennya. “Ehmm bagaimana kalau kita janjian aja di tama

