Serstus dua

1034 Kata

Arkan menyusul Renata ke kamar, terlihat isterinya itu tengah menyusui anak ketiga mereka. "Re...." "Heum." "Kamu marah sayang?" Renata menggeleng. "Nggak apa-apa kok kalau mau marah, aku emang salah." "Cuma kesel campur malu aja Mas, nggak lebih." Arkan tertawa kecil kemudia memeluk Renata dari belakang. "Kamu tahu nggak Re, kenapa aku sampai kasih tahu Rey kalau lagi sakit? Karena dia marah ke aku lihat kamu nangis, dia itu serem kalau lagi marah, aku kalah. Tapi ada untungnya juga aku kasih tahu dia, aku jadi bisa lihat wajah kamu Re. Rey mau telpon dan videoin kamu pas lagi tidur buat penyemangat dan obat kangenku." "Kamu curang." "Maaf sayang, tapi untuk satu bulan ke depan aku nggak perlu diam-diam lagi buat melihat wajah kamu." "Kalau nanti gantian aku yang nggak mau gima

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN