Kaivan Gue manggangguk mantap. "Namanya Gendis Wilujeng." Dan entah bagaimana, Kak Re menjatuhkan gelas minumnya. Sepertinya dia syok mendengar kabar ini. ____ "Kakak nggak apa-apa?" Mami bertanya dengan cemas. Sementara gue lihat, wajah Kak Re berubah sepucat kapas. Dia pasti tidak mengira aku akan seserius ini dengan mantan istri kekasihnya. Gue menghela napas dan membuangnya perlahan. Ini tuh lucu. Ya, ibaratnya mantan istri Bang Yuda bakal jadi adik ipar Kak Re. Gue tersenyum geli sekaligus takjub pada takdir Tuhan yang menggariskan kisah sekonyol ini. "Erm, semuanya. Re ke atas dulu, ya." Kak Re beranjak dari duduk dan segera melesat ke lantai dua. Bik Ning yang dipanggil oleh Kak Lala, sudah siap dengan sapu dan keranjang sampah untuk membersihkan percahan kaca. "Siapa tadi

