“Mas Ares, Kala sudah tidur.” “Oh?” Ares yang sedang menggendong Kala di atas karpet mendongak menatap sang istri. “Kamu mau susuin Kalea sekarang? Tapi kayaknya Kalea belum ngantuk,” ujar Ares sambil melirik bayi perempuannya yang sedang bermain dengan Rayn di hadapannya. Sejak tadi pagi mengajak Rayn bermain di rumahnya, bocah itu senang sekali bermain dengan dua bayi kembar Ares. Bermain di sini maksudnya lebih kepada Rayn yang mengajak bicara dua bayi kembar Ares atau sekadar menyentuh-nyentuh pipinya dan memamerkan mainan yang dimilikinya hingga dua bayinya tertawa. “Tapi harus ditidurin Mas, nanti takutnya ngantuk pas udah mau magrib malemnya malah jadi kebangun jadi sekarang aja.” Ares pun terpaksa menyerahkan baby Kalea dari gendongannya kepada sang istri. Melihat i