Bab 26

1312 Kata

Meisya membanting semua barang yang ada di kamarnya karena Robert menegurnya. "Kenapa papa bisa tahu kalau aku merencanakan semuanya? Apa ada yang melapor pada papa?" Meisya yang baru saja mengamuk menghubungi orang suruhannya. Dia ingin tahu bagaimana keadaan Aura setelah mereka menghajarnya. Tapi beberapa kali dia menghubungi mereka, tak ada jawaban sama sekali. "Kemana lagi mereka? Bukannya harusnya sudah selesai?" Meisya tak bisa berpikir jernih, dia berusaha menghubungi orang suruhannya lagi. Disaat dia sedang berusaha itu, Meisya sadar akan suatu hal. "Kalau papa tahu Aura ada di rumah sakit berarti ada yang menolongnya? Apa mungkin aku ketahuan Aura?" Kali ini tak cuma sekedar panik, Meisya mulai ketakutan. Meisya takut jika yang menolong Aura adalah Kaisar. Secara saat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN