"Gue balik ya." Ucap Dariel begitu ia mengantar Lista sampai depan pintu. Lista tidak menjawab. Ia hanya mengangguk samar. "Gue minta maaf." Ucap Dariel lirih. Lista kembali mengangguk. "Lo gak jawab, artinya lo gak maafin gue." "Aku udah maafin kamu." Akhirnya Lista bersuara. Sejenak Dariel menatap Lista, yang membuat wanita itu tertunduk malu. "Setelah ini pasti lo gak bakal mau ketemu gue lagi." "Sok tau." Balas Lista. "Artinya lo masih mau nemuin gue kan?" Lista tidak langsung menjawab, ia justru balas menatap sorot mata Dariel. Keduanya saling bertatap, menyelami ke dalam mata masing-masing. Beberapa saat lalu mereka masih berbicara penuh emosi, dan setelah Lista menangis emosi Dariel mulai melemah. Terlebih setelah insiden ciuman. "Lo mau kan ketemu gue lagi?" Da