26. Pernikahan Dalam Kebohongan

1653 Kata

“Sebentar lagi kakak Kei masuk SD ya?” tutur Avelline ketika mereka naik sepeda motor. Kaivan membonceng di belakang, memakai helm kecil pemberian Eldiro yang berwarna sama dengan helm Eldiro. Bedanya hanya pada helm Kaivan ada beberapa gambar super hero. Avelline menjemput anaknya di sekolah, matanya selalu terlihat sembab, dia masih menangisi suaminya di malam-malam panjangnya yang hanya bisa diadukan pada Tuhan. Kini Avelline pasrah apa pun yang terjadi pada Eldiro, dia hanya berharap itu adalah yang terbaik untuknya. “Iya dong, Ma, tapi aku sedih karena papa enggak bisa antar sekolah lagi,” ucap Kaivan. “Sabar ya, Sayang.” “Ma, tadi di sekolah temanku bilang papa dia sudah meninggal sejak dia lahir, jadi dia enggak bisa lihat papanya sama sekali, terus mamanya bilang semua mahkluk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN