Aurora tidak pernah menyangka kalau pagi itu akan berubah menjadi panggung yang menentukan langkah hidupnya di perusahaan. Seminggu terakhir ia memang disibukkan dengan proyek pabrik cabang Timur yang secara mengejutkan dititipkan padanya menggantikan Luna (baca bab. 21) Statusnya hanya anak magang, tapi direktur operasional melihat potensi Aurora ketika ia mempresentasikan analisis awalnya yang rapi dan mudah dipahami. Karena itulah proyek itu diberi label percontohan, dibawahi Aurora sebelum nanti diputuskan apakah ia akan dinaikkan menjadi karyawan tetap atau tidak. Sayangnya, keputusan itu tidak membuat semua orang senang. Terutama Luna. Sejak proposal final dikirim, Luna selalu mempersulit. Ia mengembalikan file Aurora dengan revisi yang tidak masuk akal, meminta Aurora mengganti

