Mata Arini membulat menatap Farrah, sesaat kemudian ia menoleh Aldo. Memastikan pertemuan itu benar benar hanya kebetulan belaka. "Kak Aldo, kenapa Farrah ada di sini?" tanya Arini pelan, tak ingin Farrah mendengarnya. "Entahlah, aku juga tidak tahu," jawab Aldo balas menatap Arini. "Ya sudahlah, biarkan saja...," Aldo menggandeng tangan Arini menemui salah satu karyawam di butik itu. "Selamat siang, Mba! Saya Aldo dan ini Arini istri saya... Kami di minta datang untuk fiiting baju pengantin," ujar Aldo tanpa mempedulikan Farrah yang berdiri tak jauh dari posisinya. Mata gadis itu lekat memperhatikannya. "Ow, baik... Mari pak Aldo dan ibu Arini... Silakan masuk kedalam." jawab karyawan butik itu. Aldo menggandeng Arini melewati Farrah tanpa menyapanya. Entah mengapa tak ada lagi