84- Makanan

1147 Kata

Nindy datang ke ruangan Alex bersamaan dengan Galih. Gadis itu terus saja bersyukur di dalam hatinya itu karena kini Galih mau menyambung tali pertemanan mereka kembali seperti dahulu. Nindy berulang kali tersenyum menatap Galih yang tengah bercengkrama dengan Alex di ruangan bosnya itu. Lalu ia pun mengalihkan tatapannya dengan cepat sebelum Alex memergokinya lagi tengah memandang Galih itu. "Untung aja Mas Galih itu baik hati dan tidak sombong. Syukur lah dia mau maafin kesalahan gue, dan akhirnya sekarang dia udah gak nyuekin gue lagi," gumam Nindy sendiri selagi bergantian menatap ke layar monitor komputernya juga ke ruangan Alex itu. Kemudian gadis itu mulai mengerjakan seluruh tugas- tugasnya itu dengan cepat. Ia mengerjakan satu per satu pekerjaannya sebagai Sekretaris pribadi Al

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN