Nesa yang melihat itu tersenyum lega, dia tahu Altares akan menjaga putrinya dengan baik. Carlos memberi kode pada Altares untuk bicara dan Altares pun mengerti. "Sayang, disini sama Mommy dan juga Arra ya. Aku mau bicara sama Carlos dan Om Luhan." Velove mengerti, lalu melihat Altares keluar dari kamarnya. Sekilas dia melihat wajah Altares berubah menjadi serius, berbeda dengan tadi saat dia berbicara dengan nya. "Gimana?" "Beres, tapi dia sempat membantah dan juga mungkin akan membalas. Perlu aku urus?" Altares menaikkan sebelah alisnya, lalu dia meminta file tentang orang tua perempuan itu. "Aku sudah mengirim nya. Kamu bisa periksa email mu." Altares mengambil ponselnya, memeriksa file yang di kirim Carlos. Sedangkan Luhan melacak dimana mahasiswa nya berada. "Club ma

