BLAS • 25

1946 Kata

Terdengar suara u*****n ketika ia keluar sambil membanting pintu mobil dengan kasar. "Anjir, bisa pelan-pelan nggak sih lo!" Kania menoleh. Menghadap Aditya yang berada di seberang sana dengan tatapan tajam. Ia memberikan salam jari tengah pada laki-laki itu. "F*ck you!" "Kalau mau f*ck-f*ck'an, sini lo! Gue ajak ngamar sekalian ke hotel!" Mata Kania kembali melotot sebelum berbalik pergi meninggalkan Aditya di sana. Dasar cowok b*****t! Harusnya ia ingat bagaimana sifat Aditya yang sebenarnya. Laki-laki itu memang kelihatan baik, baik banget malahan, tapi sebenarnya ... otak dia nggak ada bedanya dengan otak laki-laki m***m pada umumnya. Kania menghela napas kasar saat akhirnya ia sampai kelas dan langsung melihat di mana bangku Maxel berada. Namun kenihilan yang ia dapat. Maxel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN