TAK MENYERAH

1512 Kata

Semenjak percekcokan semalam, suasana rumah masih terasa dingin. Ruang makan pun tidak terjamah oleh dua orang penghuninya, ketika suami istri itu bertengkar, efeknya merambat pada orang-orang yang bekerja di rumah itu. Ima, bi Siti dan yang lainnya merasa serba salah dalam bekerja. Jika tidak menyiapkan makanan, mereka takut disalahkan, namun setelah disiapkan makanan, ujung-ujungnya tetap mereka yang disuruh menghabiskan. Ima meletakkan semangkuk sup yang masih mengebulkan uap di atas meja makan, ia mempercepat langkah untuk kembali ke dapur agar bisa membawakan lagi hasil masakan bi Siti yang lainnya. Sepasang kakinya berhenti berlari kecil saat melihat nyonya mudanya sedang menuruni tangga menuju lantai bawah, penampilannya sudah rapi dan pasti akan berangkat kuliah sebentar lagi. “

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN