Belum sempat ada satupun yang menjawab pertanyaan Daniel, kesabaran pria itu sudah di ambang batas. Gerakan tubuhnya dengan cepat berpindah, menyambangi tempat Kevin berdiri diam. Satu tangan pria itu menjulur dan begitu cepat mencengkeram tepat di leher pria muda itu. Amarahnya sungguh membuncah, tanpa segan Daniel mencekik leher jenjang Kevin yang belum sempat menyatakan pembenaran diri. “Mas Daniel!” Pekik Vania histeris saat menyaksikan dengan mata kepala, suaminya tengah menganiaya orang yang tidak bersalah. Praduga pria itu benar-benar membahayakan, tidak sudi mendengarkan apapun lalu main hakim sendiri. “Dia bukan siapa-siapaku, dia hanya pengawal!” Timpal Vania seraya memekik. Laurent yang menyaksikan kegilaan ayahnya pun ikut shock hingga bersembunyi di belakang tubuh ibunya, be

