“Masuklah, silahkan bersantai saja, anggap di rumah sendiri. Aku tidak ada rencana ke mana-mana hari ini. Jadi kamu akan seharian di rumah saja.” Gumam Vania, mempersilahkan bodyguard tampannya untuk mengambil posisi santai di ruang tamunya. Kevin tersenyum ramah lalu menuruti kemauan bosnya, ia mengambil posisi duduk di sofa bagian tengah. Dari sudut itu pula ia bisa leluasa melihat ke arah luar, berjaga-jaga melihat barangkali ada yang datang dari arah depan. “Baik nona.” Vania mengerutkan dahinya, sebenarnya agak risih dipanggil dengan sebutan yang terlalu imut itu. Ia bahkan sudah punya satu anak, meskipun usianya terbilang muda, namun tetap saja sebutan ‘nona’ lebih pantas disandang oleh seorang gadis. Vania lebih terbiasa dipanggil nyonya, hanya saja jika meminta Kevin memanggilnya

