Vania menatap canggung wajah pengawalnya yang telah fix bekerja untuknya mulai saat ini. Melihat penampilan luar dari pria bertubuh atletis, tinggi, kekar, berkulit putih, rasanya seperti bertemu dengan aktor Korea ketimbang seorang bodyguard. “Mar, yakin orang ini bisa diandalkan? Rasanya terlalu tampan, lebih cocok jadi aktor deh.” Bisik Vania di telinga, menyuarakan keraguannya. Maria mendekatkan bibir ke telinga Vania, hendak membalas dengan cara yang sama. “Hmm... iya sih, tapi kalau sudah jadi anggota di biro ini, harusnya memang berkualitas. Ya sudahlah Va, anggap saja cuci mata.” Gumam Maria setengah bercanda yang akhirnya mendapatkan delikan mata dari Vania. “Perkenalkan, nama saya Kevin. Siap bekerja untuk anda, nona.” Seakan tahu sedang jadi buah bibir, pengawal bernama Kevin

