AKU RINDU

1626 Kata

Maria memarkirkan mobilnya tepat di halaman rumah Vania. Setelah keluar dan memastikan mobilnya terkunci, ia pun melenggang hendak masuk ke dalam rumah. Sepasang alisnya nyaris bertautan saat ia mengerutkan dahi, bingung dengan pintu yang terbuka lebar namun rumah terlihat sepi. Sontak Maria berlari masuk, ia masih trauma dengan kejadian kemarin saat datang ke rumah ini dan mendapati Brian sedang membuat ulah. “Vania? Vania....” Pekik Maria seraya berlari masuk. Teriakannya terhenti saat melihat wanita yang ia teriakkan namanya terlihat duduk sendirian di sofa. Maria menghela napas lega namun segera mendekati sahabatnya. “Va? Ada apa?” Tanya Maria yang bisa merasa ketidak beresan dari raut wajah Vania. Termenung tapi terlihah sangat sedih, seolah ingin menangis namun telaga air itu telah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN