KELUAR!

1515 Kata

 “Apa ini?” Daniel mengerutkan dahi ketika Keira menyodorkan sebuah dokumen penting yang ia ketahui sebagai salah satu aset perusahaan wanita itu. Hanya saja Daniel tak mengerti untuk apa Keira menyodorkan padanya. “Untuk kamu, aku sudah membuat surat kuasanya dan akan kuhibahkan untukmu.” Jawab Keira dengan tenang, senyumnya terpancar penuh kesombongan yang seakan ingin menunjukkan bahwa ia sangat hebat bisa memberikan sesuatu yang berharga kepada pria yang dicintainya. Daniel terkesiap, ia bahkan tidak mau membuka berkas itu dan hanya menatapinya dengan heran. Keira yang melihat reaksi pria itu pun ikut mengangkat satu alisnya, heran. “Kenapa? Kamu tidak suka?” Tanya Keira bingung. Daniel menghela napas, ia lempar ringan kertas-kertas itu di atas meja tanpa terlihat antusias dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN