“Oma... Papa kenapa marah sama mama?” Laurent bertanya dalam pelukan Desi. Hati wanita yang sudah menjadi nenek itu merasa hancur dan iba pada Laurent yang harus menyaksikan perdebatan orangtuanya di depan mata. Dalam pelukan itu, ia berusaha menguatkan hati anak kecil itu dan menghalanginya untuk mendengar lebih jauh apa yang dua orang dewasa itu pertengkarkan. Nyatanya usaha Desi yang sudah membawa Laurent masuk ke dalam kamarnya pun tidak sepenuhnya berhasil, tetap saja suara berisik Vania dan Daniel terdengar. Desi membelai rambut Laurent dengan lembut, “Itu bukan marah sayang, papa hanya ngajak mama diskusi. Anak kecil nggak boleh ikut campur ya kalau papa sama mama lagi diskusi.” Gumam Desi, hatinya perih lantaran terpaksa harus sedikit berbohong demi menutupi sesuatu yang belum pan

