INIKAH RASANYA DIFITNAH?

2059 Kata

Senyum Vania belum sepenuhnya mengembang lega, walaupun Laurent sudah ada di depan mata, tetap saja masih tersisa ganjalan dalam hatinya. Ia yakin Daniel tidak akan membiarkan Laurent dibawa olehnya, dan sangat yakin bahwa sewaktu-waktu pria itu bisa muncul untuk kembali merebut Laurent. “Sayang dihabisin makanannya, tinggal dua suap lagi. Aaak....” Vania menyuapi Laurent dan memintanya membuka mulut. Gadis kecil itu dengan patuh membiarkan ibunya menyuapi dirinya. Sejak tadi mata polos Laurent bisa melihat kecemasan yang terpancar dari bola mata Vania. “Mama nggak makan?” Vania tersenyum tipis seraya menggeleng pelan, perhatian dari anaknya terdengar begitu menggemaskan. “Mama masih kenyang, kan Laurent yang harus makan banyak biar cepat gede.” “Tapi dalam perut mama kan ada dedek, ap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN