Kinara menerima ponsel itu dengan kening berkerut. “Kamu nggak bakal percaya kalau aku cuma ngomong doang,” kara Dewa. “Itu video rekaman kejadian hari itu.” “Oh?” Perhatian Kinara sepenuhnya tertuju pada layar ponsel di tangannya. Video yang dimaksud Dewa sepertinya merupakan tayangan dari CCTV. Gambarnya hitam putih, buram dan tanpa suara, tetapi masih cukup jelas untuk diikuti. “Aku masih simpan video itu, buat jaga-jaga kalau hal seperti ini terjadi. Udah hampir kuhapus sebenarnya, tapi yah … untungnya nggak jadi.” Dalam video itu terlihat dua orang laki-laki dan perempuan tengah bertengkar dan adu mulut. Kinara mengasumsikan orang di dalam video ini adalah Dewa dan Sherin. P

