Bab 28

1197 Kata

"Ini apa lagi, Pak Suami? Kenapa ada orang-orang bawa koper gede ke sini? Bapak beneran mau pindahan atau mau buka cabang butik di sini?" ​Dina berdiri di tengah ruang tamu penthouse dengan kaos oblong yang kebesaran dan celana pendek yang warnanya sudah agak pudar. Di depannya, pemandangan yang biasanya ia lihat di TV kini ada di depan mata. Ada tiga orang, dua wanita dan satu pria yang sibuk mengeluarkan gaun-gaun berkilauan dari dalam koper besar. Ada juga rak gantungan pakaian portable yang tiba-tiba sudah berdiri tegak di samping sofa. ​Aksa, yang duduk di sofa dengan laptop di pangkuannya, bahkan tidak mendongak. Jemarinya masih lincah mengetik sesuatu yang Dina asumsikan adalah angka-angka miliaran rupiah. ​"Besok malam ada Ulang Tahun Perusahaan," jawab Aksa pendek. "Dan sebagai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN