Di hari berikutnya, Sonia tak lagi mengajak Clara makan siang. Clara merasa itu bukanlah masalah. Toh, ia bisa makan siang sendirian. Mungkin, adakalanya memang seorang teman bersikap tak biasanya. Tak apa, pikir Clara. Gadis itu keluar dari kantor dan memilih mencari tempat makan yang biasa ia dan Sonia datangi. Namun, betapa kagetnya Clara, ketika di depan restoran, ia menemukan sosok itu. Tora. Clara mencoba menatap sosok itu dengan lekat, demi meyakinkan dirinya kalau sosok itu memang adalah Tora. "Tora?" tanya Clara dengan ragu. Yang ditanya mengangguk pelan. Penampilan Tora betul-betul tak seperti biasanya. Ia memakai masker, kacamata hitam, baju yang sudah agak lusuh, meskipun tak butut-butut amat, tapi itu sangat di berbanding terbalik dengan apa yang dulu Tora selalu kenakan.

