Ia Masih Sempurna

1123 Kata

Saat Clara hendak keluar dari kedai, gadis itu mendapat telepon dari San. "Kamu di mana? Sudah makan siang? Maaf aku baru menelepon. Ada beberapa hal yang harus diurus." "Heemh. Tidak apa-apa. Aku mengerti, kalau akhir-akhir ini kamu sepertinya sangat sibuk. Aku paham dan itu bukan masalah." "Baguslah. Nanti aku akan jemput seperti biasa, dan kita akan mengunjungi tempat yang kita suka. Atau ke manapun kamu mau, aku akan ikuti." "Oke. Itu ide yang bagus. Oh iya. Kamu tahu, kan? Tora? Temanku yang dulu itu? Aku lupa apa aku pernah cerita atau tidak, tapi dia sudah tidak bekerja lagi. Dan tadi, aku baru saja bertemu dengannya. Jujur, aku kaget." "Sebentar, apa maksudmu? Kamu bertemu dengan Tora? Di mana? Kenapa kalian bisa bertemu?" tanya San penuh selidik. "Emh, aku tidak tahu. Mungk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN