Pagi dan Kenangan

1204 Kata

"Aku seperti pernah melihat penggemarmu itu, Clif." Dalam perjalanan pulang, San membicarakan Arga. "Ya, mungkin saja. Mungkin kamu memang pernah bertemu dengan Arga di suatu tempat atau entah, aku tidak tahu. Ah, dia juga sering berkomentar di postinganku. Mungkin kamu melihatnya di sana." Clara mengatakan itu sambil meraih snack yang ditaruh San di dashboard mobilnya. "Apa ini?" tanya Clara, penasaran. "Kalau mau, makan saja. Itu enak. Rasa jagung." Clara membuka snack berisi keripik itu dan mulai menikmatinya. "Jangan terlalu dekat, ya," ucap San lagi. Kata-kata yang hampir sama seperti ketika Clara bicara soal Tora. "Tidak. Kan aku sudah bilang, San. Aku dan Arga adalah idola dan penggemar. Ya, hanya itu. Tidak lebih." "Tapi, kelihatannya kalian sudah sangat dekat." "Tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN