Hari yang Aneh

1174 Kata

Setelah pulang ke rumah, setelah mendapat perhatian dari San, makan es krim bersamanya, bicara dari hati ke hati, dan ya, sharing banyak hal, bahkan membicarakan berbagai macam cerita yang random, membuat fokus Clara teralihkan. Oke. Ia mulai menyusun rencana untuk esok hari. Pertama, ia harus tenang dan mencoba bertanya ke atasannya, atau mungkin menghubungi ajudan Kristo Wijaya. Bertanya soal CCTV dan menyatakan keberatan, karena itu sama sekali tidak disinggung di dalam kontrak. Gadis itu juga merasa harus mulai waspada dengan sosok Tora. Laki-laki itu terlalu berani. San saja, tidak pernah menyentuhnya. Tapi Tora, dengan entengnya melakukan itu. Clara paham, mungkin itu adalah cara Tora untuk menenangkannya. Akan tetapi, tetap saja, Clara tidak suka. Ia tidak suka sentuhan tiba-tiba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN