Tora

1008 Kata

Di suatu tempat, di rumah yang tak terlalu besar, dengan berbagai macam ornamen gelap, Tora tengah sibuk bermain dengan ponselnya. Laki-laki itu, sesekali tersenyum, lalu sesekali menampilkan wajah kesal untuk apa yang sedang dilihatnya. Laki-laki itu meminum kopi yang ada di hadapannya. Lalu, ia juga menghirup rokok elektrik dengan merk ternama. Betapa santai, Tora menikmati pagi harinya. Di dapur rumahnya, ada seseorang yang sedang menyiapkan sarapan. Tora hanya perlu menunggu dan duduk santai. Ia kemudian beralih akun media sosial. Ada beberapa akun atas nama bukan dirinya, alias akun fake yang ia miliki. Setelahnya, akun fake tersebut pun menyusup ke postingan-postingan milik Clara dan milik San. Sambil menilik dua akun tersebut, di dalam kepala Tora, masih terngiang-ngiang. Bebe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN