Hari ini Mas Hanif full ngajar. Aku ingat betul, tiap hari rabu dia ngajar dari jam tujuh pagi sampai jam lima sore. Jeda hanya siang, itu pun tidak banyak. Biasanya, tiap hari rabu dia selalu minta aku masak. Kadang minta dibawakan bekal juga. Makannya banyak sekali, dan itu membuatku sangat senang sekaligus puas. Aku merasa sangat dihargai karena masakanku dia makan dengan lahap. Mengingat hal ini, membuatku merasa bersalah karena pagi tadi aku tidak di rumah. Entah dia makan atau tidak, aku tidak tahu. Sebelum pulang, aku belanja di supermarket lebih dulu. Aku akan masak selagi dia belum pulang. Menu kali ini adalah masakan yang tetap enak jika dimakan saat dingin. Kalaupun dia ingin yang hangat, biar dia hangatkan sendiri. “Terima kasih, ya, Pak,” ujarku pada driver yang mengantark