Hampir sebulan berlalu setelah kematian Fajar. Vita yang masih tinggal di rumahnya bersama kedua orang tuanya, bak tinggal bersama orang asing yang tidak ia kenal. Hari-harinya hanya mandi dan tidur. Pagi berangkat bekerja dan pulang sore hari, masuk kamar, dan tak pernah keluar sampai besok pagi lagi. Begitulah kehidupannya setiap hari. Ia hanya seperti sedang kos di sebuah rumah mewah tanpa bayar. Pernah satu kali dirinya berbicara kepada sang ibu jika ia ingin tinggal mandiri dengan menempati mes pabrik atau rumah kontrakan yang dekat dengan tempatnya bekerja. Tapi, sang ibu bahkan ayahnya melarang dengan alasan 'seorang gadis tak akan aman jika tinggal tidak bersama orang tua atau muhrimnya'. Karena alasan itu akhirnya Vita meminta Ardan untuk mempercepat proses lamaran. Namun, ada