Bergiliran Ronda

1094 Kata

Siti selesai mengoleskan salep luka di bahu Vita saat malam sudah memasuki dini hari. Ardan dan Yanto menunggu kedua perempuan itu di luar kamar. Saat Vita dan Siti menghampiri mereka di area lantai dua di mana ada satu set sofa yang berfungsi sebagai pajangan semata, ternyata sudah ada dua orang pembantu laki-laki lain yang bergabung bersama mereka. "Sudah selesai?" tanya Ardan melihat Vita berjalan menghampiri. "Hem. Sudah." Vita mengambil tempat duduk di sofa tunggal. Ia terlihat mengantuk dengan tubuh yang sudah lelah. "Kenapa Mas Sapto dan Bang Aji ada di sini?" tanya Vita yang sejak tadi heran mengapa ada dua orang karyawan ayahnya di malam begini. "Saya yang minta mereka ke sini, Mbak. Kita mau ronda. Bergiliran sampai bapak dan ibu pulang. Saya dan Siti khawatir kejadian

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN