Fatih terpaku dengan ucapan Rany yang sangat berbeda. Rany seeprti wanita berkelas yang sulit untuk di gapai jika sudah di kecewakan. "Maafkan aku, Rany. Aku mencintaimu, tapi aku takut kamu kecewa denganku, sama seperti wanita-wanita lain yang pernah dekat denganku. Aku hanya ingin kamu bahagia, tapi setelah menjauh darimu, ternyata aku memang benar-benar mencintaimu, dan wajahmu sangat sulit terhapus dalam bayang di otakku," lirih Fatih mengucapkan isi hatinya setelah Rany sudah berada jauh dari tempat berdirinya. Fatih kini hanya bisa menyesali dan hanya bisa melihat Rany dan Rayyan tanpa bisa bercanda seperti dulu lagi. Rany sudah berada di taman dan berjalan-jalan mengitari jalan setapak di sana. Rany sengaja mencari tempat yang sedikit gersang agar sinar matahari bisa langsung men

