"Harus ku jawab sekarang? Atau biar waktu yang menjawabnya?" ucap Adam pelan memberikan pilihan. "Tidak perlu di jawab. Celia tahu, cinta Pak Adam kepada Rany sangatlah besar. Berbeda jika Pak Adam sedang bersama Kak Zya," tuduh Celia langsung. "Gadis itu istimewa untukku. Selamanya akan aku pertahankan. Terserah orang mau bilang apa? Aku nyaman dengan dia," ucap Adam pelan. Oek ... oek ... oek ... Suara tangisan bayi Rayyan yang tiba-tiba, membuat Adam terlihat kaget. Pasalnya Adam itu kan paling tidak bisa dan kaku bila harus menggendong bayi. Celia sendiri hanya melihat Rayyan yang menangis dengan suara keras. Celia juga belum terbiasa menggendong bayi, apalagi semungil Rayyan. "Tolong, Gendong Rayyan, Cel," titah Adam yang sedikit gugup dan cemas mendengar suara tangis bayi yang

