Ibu MIta dan Zya sudah berada di salah satu butik tempat Zya memesan gaun pengantinnya. Setelah lama berputar-putar mencari barang-barang sebagai tnda seserahan, acara terakhir sebelum makan siang yang tertunda. Zyamendatangi butik yang membuat baju pengantinnya. Saat memasuki butik itu, di bagian depan kaca besar untuk menampilkan beberapa rancangan terbaik. Kedua mata Zya tertuju pada gaun pengantin berwarna putih tulang dengan beberapa bordir emas sebgai hiasannya. Cantik sekali. "Itu yang di manekin bagus, Zya," ucap Ibu Mita yang ikut melihat-lihat beberapa rancangan gaun pengantin terkenal itu. Zya nampak mengangguk pasrah. Memang bagus sekali, tapi harganya pun sangat mahal. "Kak Zya?" panggil seorang pelayan yang sudah mengenal Zya. "Hei ... Baju pengantinku sudah selesai?" t

