Hari ini adalah hari paling sibuk bagi Adam dan Dini. Hari dimana mereka nekat untuk mengambil keputusan mengucap janji suci lewat ikrar ijab kabul. Dini yang awalnya hanya ingin mengegrtak ADm denga rasa cemburu yang besar terhadap Zya pun malah membuat Adam membuktikan semuanya sesuai keinginan Dini. "Apa lagi yang kurang, Mah? Coba di cek lagi," tanya Adam yang sudah merebahkan tubuhnya di kasur empuk itu. Kasur yang selamanya akan di tiduri bersama Dini. Dini membuka kembali list yang perlu di persiapkan acara besok pagi. Acara sederhana yang hanya di hadiri mereka dn petugas KUA. "Sepertinya sudah semua Pah," jawab Dini pelan sambil membaca satu per satu catatan kecil yang di buatnya hari ini juga. Adam terus memandangi Dini dari arah samping. Dini yang hanya memakai daster tipi

