150

1013 Kata

Dini tersentak dengan bentakan keras dari balik pintu masuk kafe saat Dini mau melangkahkan kakinya ke dalam. PROK!! PROK!! PROK!! "Oh ... Jadi kamu perempuan bercadar yang wakyu itu makan di sini? Ternyata pintar ya? mengambil kesempatan dan celah?!! Kamu tahu lelaki yang ada di belakangmu itu adalah calon suamiku!! Ingat CALON SUAMI!! Jadi jangan main-main sama calon suami orang, dari pada di teriaki PELAKOR!! Mau?" ucap Zya dengan nyinyir. Zya yang tadinya bermaksud datang ke kafe untuk memminta maaf malah kalap melihat kemesraan Adam dengan wanaita lai. "Jaga bicaramu Zya!! Rany adalah wanita baik," tegas Adam dengan lantang membela Dini. "Apa?! Rany adalah wanita baik? Gitu maksudmu Mas? Kamu belain dia, Mas? Bukan belain aku? Aku ini calon istrimu!!" ucap Zya setengah berteriak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN