Zya hanya tersenyum kecut sambil menatap tajam ke arah Dini. Wajahnya terlihat sangat bengis dan sengit. "Cacat JIWA? Kamu gak paham? Karena kamu perempuan rendahan yang tidak memakan bangku sekolahan!! Makanya kamu gak paham. Cacat JIWA itu ya kamu!! Sudah tahu, Mas Adam itu calon suamiku, tapi masih bisa ya, di deketin, minta di kawinin juga? Mas Adam kamu pelet apa samapi mau dengan wanita malam seperti kamu yang sudah di tiduri banyak lelaki!! HAH!!!" ucapan Zya terhenti karena kaget. PLAK ... "JAGA UCAPANMU, ZYA!!" teriak Umi Ayu yang tampak sekali sedang marah besar karena ucapan Zya yang begitu menghina Dini. Zya tidak tahu kepada siapa Zya berkata. Kalau Zya tahu, Dini adalah putri kandungnya dan memang sudah SAH menjadi istri Adam, tentu ia akan lebih berhati - hati lagi dalam

