"Sudahlah Mah," ucap Adam menyela. "Apa Umi? Apa yang harus Dini lakukan untuk Umi, sebagai tanda bakti Dini untuk Umi," ucap Dini tegas. Suara Dini mulai terdengar lantang. Adam menatap tajam ke arah Dini. "Biarkan Adam menemani Zya, dan membantu Zya untuk bisa mengembalikan semangat hidupnya. Kamu bersedia Adam? Kamu ikhlas kan Dini?" tanya Umi Ayu dengan suara lirih melemah. Harapan satu - satunya hanya kepada Adam saat ini dan meminta keikhlasan Dini. Dini menggelengkan kepalanya dengan cepat. Seolah tidak percaya dengan apa yang menjadi permintaan Umi Ayu kepada dirinya untuk meminjamkan Adam, suaminya bersama dengan wanita lain yang tak lain putri angkat Uminya sendiri. "Tidak Umi. Adam tidak bersedia bahkan tidak mau hanya di jadikan penggantung harapan palsu bagi Zya. Lebih

